Selasa, 19 Juli 2011

Apakah Benar Ada Jin Muslim dan Jin Kafir?

Assalamualaikum wr wb.
Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan.
Apakah benar ada jin muslim dan jin kafir? Apakah orang Islam dibolehkan berteman atau memiliki jin Islam?
Pak Ustadz, paman saya dulu pernah menuntut ilmu kebatinan atau ilmu kejawen, sekarang katanya sudah dibuang. Tapi sampai saat ini beliau masih sering mengalami mimpi ghaib dan mengalami kejadian aneh, apakah ini merupakan pekerjaan jin?
Ada yang mengatakan kejadian ghaib dan mimpi ghaib yang dialami oleh orang-orang yang mengaku dukun adalah merupakan mimpi dari syetan, sedangkan bila kejadian itu dialami oleh orang yang rajin beribadah seperti sholat, membaca al-Quraan dan sebagainya itu merupakan rahmat dari Allah? Apakah hukumnya jika memakai jimat untuk dijadikan sebagai obat?
Demikianlah pertanyaan dari saya.
Wassalam,
Herwin

Jawaban

Wa'alaikumsalaam wr wb
Saudara Herwin, menjawab pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan hal-hal yang ghaib itu harus berdasarkan dalil yang benar. Oleh karena itu, seperti pertanyaan yang anda ajukan tentang masalah jin harus dijawab dengan dalil, jadi tidak bisa berdasarkan informasi dari dunia jin sendiri. Sebab sesungguhnya tidak ada yang bisa menjamin kalau mereka (jin ) tidak berdusta.
Apakah jin ada yang muslim atau kafir? Di dalam Al-qur'an surat al-Jiin ayat 11 disebutkan, "Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda."
Sedangkan pada ayat 14,15 dan 16 disebutkan,  "Dan sesungguhnya di antara kami ada yang taat dan ada (pula) yang menyimpang dari kebenaran, Barang siapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus. Adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka jahanam. Dan bahwasannya jikalau mereka tetap berada dijaln yang lurus (agama Islam), benar-benar kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak )."
Sesungguhnya mereka sama dengan manusia, yaitu sama-sama makhluk dan tugasnya sama yakni beribadah. Dan di antara mereka ada yang mau beribadah serta ada yang tidak, ada yang mempunyai aliran yang sesat dan ada yang tidak dan sebagainya. Jadi sama dengan manusia.
Mengenai berteman dengan jin, Allah SWT telah menyatakan dalam surat Al-Jinn ayat 6 disebutkan, "Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan." Di ayat ini, disebutkan kalimat jin secara umum, artinya jin muslim atau tidak muslim, jin baik atau tidak baik. Maka kita dilarang untuk bekerjasama, tidak boleh berteman,karena dunia manusia dengan jin  berbeda. Dunia jin tidak bisa kita ketahui, Rasulallah saw menyebut bahwa syetan adalah pendusta besar.
Adapun masalah ilmu kebatin yang pernah dipelajari, yang pertama harus dilakukan adalah bertaubat dengan setulus hati, dan meninggalkan ilmu-ilmu yang tidak dibenarkan dalam Islam. Kalau paman anda masih merasakan gangguan atau mimpi yang buruk, bisa jadi merupakan sisa-sisa dari ilmu yang pernah beliau pelajari atau jin-jin yang pernah diajak kerjasama.
Patokan mimpi dalam Islam, kalau mimpi itu baik datangnya dari Allah SWT, sedangkan mimpi yang buruk datangnya dari syetan. Sinyal-sinyal yang diberi oleh jin biasanya diberikan melalui mimpi-mimpi para dukun, sehingga mereka menjadikan mimpi sebagai landasan untuk mengobati atau mengatasi permasalahan pasiennya. Mimpi baik sekalipun di dalam Islam tidak dapat dijadikan landasan syariat, karena sesungguhnya mimpi kita yang baik harus diukur secara kajian dalil al-Qur'an dan as-Sunah, walaupun mimpi itu dialami oleh orang yang ahli ibadah, tapi mimpi itu mengajarkan satu amalan syirik, maka tetap saja hal tersebut tidak diizinkan untuk dilakukan.
Demikian jawaban saya, semoga anda sekeluarga dilindungi oleh Allah SWT.
Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar